Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2020

penjajahan jepang di indonesia

Gambar
Jepang menjajah Indonesia  selama 3, 5 tahun. Tanggal 1 Maret 1942 Jepang menguasai pulau Jawa. Jepang menggap saudara tua Indonesia. Jepang awal mula kedatangannya bersifat baik tetapi lama kelamaan bertindak sewenang-wenang. Rakyat Indonesia diminta kerja paksa “ROMUSHA” Rakyat diminta untuk menanam padi, jagung, jarak. Jepang menjanjikan kemerdekaan Indonesia selanjutnya membentuk PUTERA (Pusat Tenaga Rakyat), Heiho(pembantu prajurit jepang) dan PETA ( Pembela Tanah Air). Jepang menduduki nusantara secara berurutan, seperti pendahulu Portugis dan Belanda mereka, untuk mendapatkan sumber daya alamnya yang kaya. Invasi Jepang ke China Utara, yang dimulai pada bulan Juli 1937, pada akhir dekade ini telah macet dalam menghadapi perlawanan China yang bandel. Untuk memberi makan mesin perang Jepang, sejumlah besar minyak bumi, besi tua, dan bahan mentah lainnya harus diimpor dari sumber luar negeri. Sebagian besar minyak - sekitar 55 persen - berasal dari Amerika Serikat, namun I...

Konfrensi Inter Indonesia

Gambar
Konfrensi Inter Indonesia konferensi inter-indonesia adalah sebuah perundingan yang terjadi antara pihak indonesia dengan negara-negara boneka belanda. Konferensi Inter Indonesia ini berlangsung di Yogyakarta pada diadakan 2 priode yang perama 19 - 22 Juli 1949 dan yang kedua 30 Juli - 2 Agustus 1949. masalah yang di bahas dalam konverensi ini adalah pembentukan RIS ( Republik Indonesia Srikat ).   konverensi pertma pada tanggal 19 - 22 Juli 1949, menghasilkan 1.) pembentukan republik Indonesia Serikat (RIS) berdasarkan demokrasi dan federalisme (serikat). 2.) RIS dikepalai seorang presiden dengan mentri-mentri yg membantunya 3.) pembentukan angkatan perang RIS konverensi kedua pada tanggal 30 Juli - 2 Agustus 1949, menghasilkan 1. Bendera RIS adalah Sang Merah Putih 2. Lagu kebangsaan Indonesia Raya 3. Bahasa resmi RIS adalah Bahsa Indonesia 4. Presiden RIS dipilih wakil RI dan BFO Dan hasil kesepakatan ini di bawa ke Konfrensi Meja Bundar . ...

Komisi Tiga Negara

Gambar
Komisi Tiga Negara (KTN) atau Komite Jasa Baik Untuk Indonesia (Committee of Good Offices for Indonesia), adalah komite yang dibentuk Dewan Keamanan (Security Council) PBB untuk menengahi da mengakhiri pertempuran antara Belanda dan Indonesia dalam perang kemerdekaan Indonesia. Melihat pertempuran sengit antara Belanda yang ingin menguasai Indonesia, dan para pejuang Indonesia, maka Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) membentuk Komite Jasa Baik Untuk Indonesia (Committee of Good Offices for Indonesia), melalui Resolusi PBB nomor 31 yang dikeluarkan pada 25 Agustus 1947. Komite ini terdiri dari tiga negara, sehingga disebut juga Komisi Tiga Negara (KTN), dan terdiri atas: Australia yang dipilih oleh Indonesia diwakili oleh Richard C. Kirby Belgia yang dipilih oleh Belanda diwakili oleh Paul van Zeeland Amerika Serikat sebagai pihak yang netral menunjuk Dr. Frank Graham Komisi melakukan pengamatan dan intermediasi untuk meredakan konflik bersenjat...

Konferensi Meja Bundar (KMB)

Konferensi Meja Bundar (KMB) dilaksanakan pada tanggal 23 Agustus sampai 2 November 1949 di Den Haag (Belanda). KMB digelar setelah Belanda dan Indonesia melewati beberapa jalur diplomasi sebelumnya. Beberapa jalur diplomasi yang dilakukan oleh Belanda dan Indonesia diantaranya perundingan Linggarjati, perjanjian Renville, juga perjanjian Roem-Roijen. Dalam rangka mempercepat penyerahan kedaulatan, pemerintah Indonesia yang kala itu diasingkan di Bangka, bersedia mengikuti KMB. Pada tanggal 2 November 1949, persetujuan KMB berhasil ditandatangani. Isi dari KMB adalah sebagai berikut : Belanda mengakui RIS sebagai negara yang merdeka dan berdaulat. Pengakuan kedaulatan dilakukan selambat-lambatnya tanggal 30 Desember 1949. Masalah Irian Barat akan diadakan perundingan lagi dalam waktu 1 tahun setelah pengakuan kedaulatan RIS. Antara RIS dan Kerajaan Belanda akan diadakan hubungan Uni Indonesia Belanda yang dikepalai Raja Belanda. Kapal-kapal perang Belanda akan ditar...

Perjanjian Roem Royen

Perjanjian Roem Royen – Perjanjian antara Indonesia dan Belanda dimulai pada 14 April 1949 dan akhirnya dapat ditandatangani pada 7 Mei 1949 di tempat Hotel Des Indes. Karena tekanan dari Amerika Serikat, dalam sebuah perundingan ini dengan Roem Royen yakni telah dilanjutkan pada tanggal 1 Mei. Kesepakatan Roem Royen memiliki banyak implikasi untuk situasi di Indonesia. Apa itu Perjanjian Roem Royen ? Perjanjian Roem Roijen merupakan adanya sebuah perjanjian antara negara Indonesia dan negara Belanda, yang dimulai dalam tanggal 14 April 1949 dan akhirnya telah ditandatangani yakni dalam tanggal 7 Mei 1949 di Hotel Des Indes di Jakarta. Nama itu telah diambil oleh dua kepala delegasi Mohammad Roem dan Herman van Roijen. Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk menyelesaikan beberapa masalah yang berkaitan dengan kemerdekaan negara Indonesia sebelum Konferensi Meja Bundar di Den Haag dalam tahun yang sama.  Perjanjian ini begitu sangat keras dan kehadiran Bung Hat...

PERJANJIAN RENVILLE

Perjanjian Renville adalah perjanjian yang dilakukan oleh Belanda dan Indonesia yang hasilnya ditandatangani di tanggal 17 Januari 1948 di geladak USS Renville, kapal perang Amerika yang berlabuh di pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara. Perundingan renville yang kemudian menghasilkan perjanjian renville dilakukan pada tanggal 8 Desember 1947 dengan ditengahi oleh Belgia, Australia dan Amerika Serikat yang disebut juga dengan nama Komisi Tiga Negara atau KTN. KTN sendiri adalah sebuah badan arbitase yang berdiri atas persetujuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bertugas untuk mengawasi gencatan senjata dan menyelesaikan sengketa yang terjadi antara Belanda dan Indonesia. Latar Belakang Perjanjian Renville Perundingan renville dilatarbelakangi oleh situasi yang memanas selepas Belanda melanggar kesepakatan dalam perjanjian Linggarjati hingga kemudian melakukan agresi militer pertamanya ke Indonesia. Agresi militer Belanda ke Indonesia mendapat tenta...

perjanjian linggarjati

Perundingan Linggarjati adalah Perundingan yang terjadi antara pihak Indonesia dan Belanda yang ditengahi oleh Inggris. Hasil perundingan yang terjadi di awal-awal masa kemerdekaan tersebut menghasilkan sebuah kesepakatan yang kemudian dinamakan “Perjanjian Linggarjati”. Linggarjati atau Linggajati sendiri adalah nama sebuah desa yang secara geografis berada antara Cirebon dan Kuningan dan terletak di kaki gunung Ciremai. Pemilihan Linggarjati sebagai tempat perundingan dikarenakan tempat ini   netral bagi kedua belah pihak. Untuk diketahui, pada saat itu Belanda dan sekutu menguasai Jakarta, sedangkan Indonesia sendiri menguasai Yogyakarta.  Tempat jalannya perundingan masih ada hingga saat ini dan dijadikan museum yang dinamai “Museum Linggarjati”.  latar belakang  Selepas Indonesia memproklamirkan diri sebagai negara Merdeka pada 17 Agustus 1945 dan terlepas dari jajahan Jepang. Belanda yang sebelumnya telah menjajajah Indonesia selama 350...

Peristiwa sekitar proklamasi

Sebelum pembacaan teks proklamasi pada tanggal 17 agustus 1945, terdapat peristiwa penting yang tidak boleh dilupakan. Peristiwa penting tersebut merupakan perjuangan para tokoh atau pejuang kemerdekaan untuk dapat segera memerdekakan Indonesia. Dimulai Pada tanggal 12 Agustus 1945, melalui Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam, mengatakan kepada Soekarno, Hatta dan Radjiman bahwa pemerintah Jepang akan segera memberikan kemerdekaan kepada Indonesia. Meskipun demikian Jepang menginginkan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 24 Agustus. Dua hari kemudian, saat Soekarno, Hatta dan Radjiman kembali ke tanah air dari Dalat, Syahrir mendesak agar Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan karena menganggap hasil pertemuan di Dalat sebagai tipu muslihat Jepang. 16 Agustus 1945, gejolak tekanan di latar belakangi oleh para pengikut Sutan Syahrir yang menginginkan pengambilalihan kekuasaan oleh Indonesia dari Jepang makin memuncak dan tak terkendali. Pada siang hari mereka berkumpul di ...

puputan margarana di bali

puputan margarana di bali Latar belakang munculnya puputan Margarana sendiri bermula dari Perundingan Linggarjati. Pada tanggal 10 November 1946, Belanda melakukan perundingan linggarjati dengan pemerintah Indonesia. Salah satu isi dari perundingan Linggajati adalah Belanda mengakui secara de facto Republik Indonesia dengan wilayah kekuasaan yang meliputi Sumatera, Jawa, dan Madura. Selanjutnya Belanda diharuskan sudah meninggalkan daerah de facto paling lambat tanggal 1 Januari 1949. Pada tanggal 2 dan 3 Maret 1949 Belanda mendaratkan pasukannya kurang lebih 2000 tentara di Bali yang diikuti oleh tokoh-tokoh yang memihak Belanda. Tujuan dari pendaratan Belanda ke Bali sendiri adalah untuk menegakkan berdirinya Negara Indonesia Timur. Pada waktu itu Letnan Kolonel I Gusti Ngurah Rai yang menjabat sebagai Komandan Resiman Nusa Tenggara sedang pergi ke Yogyakarta untuk mengadakan konsultasi dengan Markas tertinggi TRI, sehingga dia tidak mengetahui tentang pendaratan Belanda t...