Sejarah PKI


PKI

Mei 1914, Hindia Belanda
Pendiri: Henk Sneevliet
Tujuan: menyebarkan paham Komunis-Sosialis dengan keinginan perbaikan nasib buruh yang disebabkan pimpinan partai di pegang oleh pribumi karena sebelumnya para pemimpin dari Eropa ditangkap dan dideportasi oleh pemerintahan Belanda,

-       memerdekakan Indonesia dari Belanda dengan berlandaskan Komunisme

-       membebaskan Indonesia dengan cara yang berasaskan radikal.



Tokoh penting dalam PKI, antara lain :

-        Tan Malaka : adalah putra terpilih Indonesia mewakili Asia Tenggara di Commintern sehingga kebijakan komintern pusat bergantung padanya


Kehancuran: Dari paragraf pembukanya saja sudah mendiskreditkan komunis: "Dalam sejarahnya, PKI pernah berusaha melakukan pemberontakan melawan pemerintah kolonial Belanda pada 1926, mendalangi pemberontakan PKI Madiun pada tahun 1948 dan membunuh 6 jenderal TNI AD di Jakarta pada tanggal 30 September 1965 yang di kenal dengan peristiwa G30S/PKI. Didunia, komunis internasional telah melakukan pembantaian terhadap jutaan nyawa manusia di berbagai belahan dunia dengan tujuan akhir yaitu mengkomuniskan dunia. Sedangkan PKI sendiri di indonesia telah melakukan aksi pembantaian secara keji terhadap ribuan rakyat indonesia yang tidak berdosa di daerah-daerah. Sehingga pada akhirnya PKI pada tahun yang sama mendapatkan perlawanan balik dari seluruh rakyat indonesia di bantu oleh TNI AD yang di pimpin oleh Mayjen TNI Soeharto untuk melancarkan serangan balasan."

Sifat:Non kooperatif

Komentar